Klenteng Kim Hin Kiong, Destinasi Wisata Bersejarah Di Jawa Timur
Klenteng Kim Hin Kiong merupakan sebuah destinasi wisata bersejarah yang berada di Gresik Jawa Timur, tepatnya di jalan Dr. Setia Budi Gang Klenteng No. 56, Pulopancikan.

Jawa Timur memang salah satu provinsi di Indonesia yang masih sangat lengket dengan kebudayaan daerahnya. Selain kebudayaan, di Jawa Timur juga terdapat sejumlah tempat wisata yang patut untuk dijadikan destinasi wisata liburanmu kali ini. 

Namun kali ini saya tidak akan memberikan sebuah rekomendasi tempat wisata seperti pantai, pegunungan atau tempat-tempat mainstream lainnya. Melainkan sebuah tempat beribadah bersejarah yang saat ini sering dijadikan destinasi wisata para anak muda ataupun keluarga, yakni Klenteng Kim Hin Kiong. 

Selain bisa dijadikan sebagai destinasi wisata yang antimainstream, klenteng Kim Hin Kiong juga merupakan salah satu tempat wisata di Indonesia yang cukup edukatif. Pasalnya tempat yang satu ini masih melekat dengan kebudayaan, kepercayaan dan sejarah. Jadi selain berwisata, kita juga bakalan mendapatkan serangkaian pengetahuan tentang sejarah, kepercayaan dan kebudayaan yang ada di Indonesia. 

Baca juga : Menikmati Pesona Keindahan Pantai Padang Melang yang Selalu Ramai Pengunjung

Deskripsi 


Klenteng Kim Hin Kiong memiliki sebuah ukuran yang sebenarnya tidak begitu besar. Bangunan asli dari klenteng ini hanya ada di depan saya, sedangkan bangunan yang berada di samping hanya hasil dari pelebaran. Akan tetapi pelebaran tersebut tidak mengubah bentuk dari bangunan aslinya sedikit pun.


Di bagian kanan klenteng kalian bakalan melihat sebuah panggung Wayang Pa To Hi, dimana panggung Wayang Pa To Hi umumnya ditampilkan hanya pada waktu tertentu saja. Biasanya sih Klenteng Kim Hin Kiong menampilkan Wayang Pa To Hi pada saat hari perayaan ulang tahun klenteng itu sendiri. 


Selain itu, kalian juga bakal menemukan sepasang penunggu klenteng Kim Hin Kiong ini, yaitu sepasang patung Ciok-Say (singa). Di sebelah kanan klenteng, berdirilah patung Ciok-Say betina, dimana patung yang satu ini merupakan salah satu patung yang mempunyai bentuk dan garis warna yang begitu cantik. Apalagi dengan adanya patung anak Ciok-Say di depan kakinya, dimana hal ini yang membuat patung tersebut lebih terlihat natural. Sedangkan patung Ciok-Say jantan berdiri atau terletak di sebelah kiri klenteng. 


Klenteng Kim Hin Kiong juga mempunyai sebuah Hiolo cantik yang berwarna keemasan. Hiolo tersebut berdiri kokoh dan menghiasi area teras depan klenteng. Ornamen kepala naga di keempat kaki dan di sisi depannya membuat Hiolo yang satu ini sukses mempercantik area teras depan. Terlebih ditambah dengan adanya beberapa lampion berwarna dominan merah dan kuning yang terletak di atas Hiolo. 

Selain melihat bagian luar bangunan klenteng, kalian juga boleh masuk ke dalam klenteng Kim Hin Kiong ini loh, namun tentu saja dengan beberapa syarat yang harus dipatuhi, salah satunya yaitu kalian dilarang keras memotret atau mengambil foto di dalam klenteng tersebut. Pasalnya klenteng juga merupakan salah satu tempat beribadah yang harus dihormati juga. Klenteng Kim Hin Kiong ini merupakan tempat peribadahan Tridharma (Budhis, Taoisme dan Konfusius), dimana di dalamnya terdapat sejumlah dewa kepercayaan yaitu :

1. Dewa Toa Pek Kong (berada di bagian depan tengah)

2. Dewa Mak Co (berada di belakang Dewa Toa Pek Kong)

3. Dewa Tee Koen Kong dan sejumlah dewa lainnya (berada di bagian sebelah kiri) 

4. Dewa Bio Lek Hoed, Kwam Im dan sejumlah dewa lainnya (berada di bagian sebelah kanan) 

5. Dewa Tho Tik Kong (berada di samping) 


Selain berisikan sejumlah dewa-dewa, di dalam klenteng ini kalian juga bakalan melihat sebuah poster yang cukup menarik perhatian, yaitu poster yang bertuliskan :

Walaupun seseorang telah melakukan beribu-ribu kebajikan tetapi tidak melakukan bhakti kepada orang tua kebajikannya hanyalah sia-sia belaka

Umumnya jika hari peringatan Imlek tiba, klenteng Kim Hin Kiong biasanya menyajikan beberapa tontonan menarik, salah satu tontonan yang sering disajikan klenteng Kim Hin Kiong adalah tarian Barongsai.

Karena klenteng Kim Hin Kiong ini bukan hanya dijadikan sebagai tempat wisata, melainkan juga merupakan sebuah tempat beribadah yang bersejarah, maka ada sedikit tips yang perlu kalian terapkan. 

Lokasi

Klenteng Kim Hin Kiong berada di Jalan Dr. Setia Budi Gang Klenteng No. 56, Pulopancikan, Gresik, Jawa Timur. Meskipun terletak di tengah-tengah warga yang umumnya beragam islam dan populasi umatnya yang semakin sedikit, klenteng yang satu ini tetap bisa eksis sampai saat ini loh. 

Menurut Candra Kurniawan, selaku, perwakilan dari klenteng Kim Hin Kiong, pernah berkata bahwa dulunya tempat ini memanglah kampung pecinan. Akan tetapi setelah datangnya bangsa Arab, satu per satu dari bangsa tersebut mendirikan beberapa rumah dan bangunan di sekitar sini, sampai akhirnya jadi kaum mayoritas. 

Meskipun begitu, penduduk setempat dan para pengunjung klenteng tetap dapat hidup berdampingan secara rukun. Apalagi sekitar 500 meter dari lokasi klenteng berdiri sebuah bangunan Masjid Jami Gresik dan 100 meter di depan klenteng Kim Hin Kiong juga berdiri sebuah Gereja Pantekosta GPdl Gresik.

Tips Berkunjung ke Klenteng Kim Hin Kiong :

 1. Jagalah perkataan, ataupun ucapan kalian. Karena biasanya perkataan yang kasar atau kotor bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. 

 2. Karena ini merupakan tempat beribadah, maka hormatilah dengan tidak sembarangan mengambil foto atau memotret. 

 3. Jagalah kebersihan, meskipun tempat wisata yang sering dikunjungi oleh orang-orang umum, namun tetap saja tempat ini merupakan sebuah tempat beribadah yang wajib dijaga kebersihannya. 

 4. Jangan sembarangan memegang benda-benda yang ada di dalam klenteng, kecuali jika kalian sudah meminta izin dan memang diperbolehkan oleh si pengurus klenteng. ;

Nah mungkin hanya itu saja sedikit tips dari saya yang perlu kalian terapkan ketika berkunjung ke sebuah klenteng ataupun destinasi wisata lainnya. Semoga berangkat dan pulang dengan selamat yahh guys. 

You may also like