Bukit Gundaling, Berwisata Sambil Melihat Sunrise
Sumatera Utara memiliki banyak sekali obyek wisata yang indah dan menarik. Di sana dapat menikmati keindahan alam yang tidak kalah dari negara-negara lain. Salah satu obyek wisata yang harus anda kunjungi di sana adalah, Bukit Gundaling.

Bersyukurlah kita tinggal di negara yang sangat kaya akan kekayaan alam di berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke. Karena itu lah tidak kaget jika di Indonesia anda bisa menemukan banyak sekali tujuan wisata yang menarik, baik yang buatan manusia atau yang alami. Di pulau Sumatera, khususnya Sumatera Utara, kota Medan telah dikenal sebagai salah satu destinasi favorit orang-orang untuk berlibur karena memiliki obyek wisata yang terbilang banyak dan pesonanya tidak perlu dipertanyakan lagi. Tempatnya yang termasuk kota metropolitan juga memberikan suasana ramai namun tetap nyaman di kota ini, sehingga banyak orang betah menghabiskan waktu di Medan. Salah satu obyek wisata menarik yang sayang jika anda lewatkan di sana adalah Bukit Gundaling.

Bukit Gundaling sendiri berlokasi tepatnya di Berastagi, kira-kira berjarak 60 km dari kota Medan. Suasana alam yang asri dan alami akan senantiasa menyapa saat anda sampai ke obyek wisata ini. Tempat yang indah dengan suasana adem juga nyaman banyak menarik minat wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri untuk datang dan menghabiskan waktu di sana bersama dengan keluarga dan teman-teman. Untuk penggemar travelling yang suka dengan panorama matahari terbit dan matahari terbenam harus datang ke Bukit Gundaling karena di sana anda bisa dengan leluasa menikmati view sunrise atau sunset tanpa ada gedung yang menghalangi pandangan.

Bukan hanya sunrise dan sunset yang banyak dicari di sana, panorama alam yang bisa anda dapatkan saat berdiri di atas bukit benar-benar istimewa. Desa-desa, persawahaan dan dua gunung, Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak terhampar luas sejauh mata memandang, hal ini tentu bisa menghilangkan segala kepenatan yang ada. Dan perjalanan menuju puncak bukit ini juga menarik karena anda akan disuguhi view hutan pinus yang membuat udara terasa sejuk dan segar.

Bukit Gundaling juga mempunyai sejarah, yaitu awal mula cerita ini karena ada seorang pemuda yang berkebangsaan Inggris dan tinggal di daerah Berastagi. Pemuda inidi suatu sore saat sedang berjalan-jalan, dia bertemu dengan seorang wanita muda dengan paras yang cantik, wanita ini merupakan salah seorang warga yang tinggal di sekitar Berastagi. Singkat cerita si pemuda tersebut jatuh cinta dan menjalin hubungan dengan wanita tersebut, namun sayang sekali hubungannya ini ditentang oleh orang tua wanita dari tersebut. Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk pergi bersama-sama dan kemudian bertemu di bukit, akan tetapi wanita tersebut tidak kunjung datang.

Akhirnya si pemuda berkebangsaan Inggris tersebut mengucapkan kata-kata Good Bye Darling dengan berkali-kali, dan ternyata ucapan tersebut di dengar oleh beberapa warga asli yang ada sekitar bukit, akan tetapi karena mereka kurang fasih dalam melafalkan kata-kata dalam bahasa Inggris makanya menjadi Gundaling.

Fasilitas di Bukit Gundaling

Ada beberapa fasilitas yang bisa pengunjung manfaatkan di obyek wisata Bukit Gundaling, beberapa di antaranya adalah :

- Lahan parkir

Bagi anda yang membawa kendaraan pribadi baik mobil atau motor, anda tidak perlu khawatir dengan masalah parkir karena di sana telah disediakan area parkir yang lumayan luas dan juga memadai.

- Warung atau tempat makan

Di sekitar area obyek wisata ini anda dapat menemukan warung-warung milik penduduk lokal yang menjual berbagai makanan ringan dan minuman dengan harga yang pastinya terjangkau.

- Delman

Jika anda ingin berkeliling area Bukit Gundaling namun tidak mau capek berjalan kaki, anda bisa memanfaatkan jasa delman. Dengan biaya Rp. 45.000/perjalanan, anda sudah bisa menyusuri area bukit untuk melihat pemandangan yang elok.

- Area berkemah

Bukit ini juga sering digunakan sebagai tempat perkemahan karena areanya yang luas. Jadi jika anda ingin merasakan bermalam di area terbuka, anda tinggal membawa tenda dari rumah.

- Penginapan

Untuk yang tidak mau bermalam di tenda, di dekat area obyek wisata Bukit Gundaling ada beberapa penginapan yang harganya bervariasi, tinggal menyesuaikan dengan budget dan kebutuhan anda.

- Toilet umum

Fasilitas toilet umum juga telah disediakan oleh pengelola, jadi anda tidak perlu khawatir.

Hunting Foto di Bukit Gundaling

Bagi anda yang suka dengan seni fotografi, pastinya kamera menjadi hal yang essential untuk dibawa saat anda pergi berwisata ke suatu tempat. Di Bukit Gundaling ini, anda akan sangat dimanjakan dengan pemandangan alam yang sangat asri karena letaknya yang berada di dataran tinggi. View berhektar-hektar pepohonan pinus, persawahaan, dan rumah warga sekitar akan menyapa anda saat anda sampai, pemandangan tersebut tentu sangat cocok untuk target bidikan kamera anda. Dengan keluarga atau teman-teman, anda tentu dapat berfoto dengan latar belakang panorama hijau dari hutan pinus di sekitar. Selain itu jika anda ingin mendapatkan foto yang lebih indah, anda datang saat menjelang matahari terbit atau terbenam. Jangan sampai lupa untuk mengunggah foto anda ke berbagai media sosial yang anda punya agar masyarakat makin mengenal tempat ini.

Cara Akses ke Bukit Gundaling

• Via udara : Sesampainya di Bandara Kuala Namu, anda langsung saja melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor dengan rute : Jl. Tol Medan - Jl. Tol Belmera - Patumbak - Jl. Sisingamangaraja - Jl. Lintas Sumatera - Jl. Jamin Ginting - Jl. Gundaling - Bukit Gundaling

• Via laut : Sesampainya di Pelabuhan Belawan, anda langsung saja melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor dengan rute : Jl. R. Pelabuhan - Jl. Tol Belmera - Patumbak - Jl. Sisingamangaraja - Jl. Lintas Sumatera - Jl. Jamin Ginting - Jl. Gundaling - Bukit Gundaling

• Via darat : Dari pusat kota, anda tinggal ikuti saja rute berikut ini : Jl. Guru Patimpus - Jl. Gatot Subroto - Jl. Iskandar Muda - Jl. Jamin Ginting - Jl. Gundaling - Bukit Gundaling

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Bukit Gundaling

Untuk jam buka dari obyek wisata ini adalah setiap hari, atau 24 jam. Dan tiket masuknya juga tergolong sangat murah, hanya Rp. 4.000/orang saja.

You may also like