Museum Mobil Sentul, Tempat Bersejarah Yang Wajib Dikunjungi Penggila Mobil Antik
Museum Mobil Sentul dapat menjadi alternatif destinasi liburan yang unik dan tidak hanya menarik namun juga memiliki nilai edukasi.

Berwisata otomotif tentunya menjadi hal yang unik dan beda dari museum-museum lain yang biasanya menyajikan benda-benda bersejarah yang sarat akan kealamiannya alam. Berbeda di dalam museum mobil ini, para pengunjung akan disuguhkan berbagai macam jenis mobil yang terbilang antik. Mobil-mobil antik ini memang menjadi salah satu barang langka dan sekaligus memiliki nilai yang begitu berharga.

Di Museum Mobil Sentul ini terdapat berbagai jenis koleksi baik mobil ataupun motor unik, antik serta langka. Bagi anda yang menyukai otomotif atau sekedar ingin mendapati liburan yang berbeda, lokasi ini mungkin bisa menjadi pilihan berlibur anda beserta keluarga.

Museum ini resmi dibuka mulai tanggal 20 Agustus 2000, sudah hampir 16 tahun lebih beroperasi. Penggagas berdirinya museum ini adalah hasil buah pikir dan kolaborasi antara Gunawan Chandra dan Tinton Suprapto. Tujuan awal dibangun lokasi ini bukan hanya sekedar museum mobil semata melainkan museum mobil yang sarat akan cerita bersejarah di dalamnya.

Di dalam museum ini terdapat salah satu mobil unik yang bersejarah yaitu mobil bekas milik Dewi Soekarno yang merupakan Chrysler Imperial Crown Le Baron keluaran tahun 1962. Mobil sedan dengan empat pintu ini memiliki mesin V8 ini ternyata sudah mengadopsi transmisi Automatic Torquefielte A-727. Tenaga yang dihasilkan saat itu diklaim mencapai 340 dk. Terdapat pula fitur-fitur lain yang cukup memadai, mulai dari power steering, power window, AC serta sebuah head unit.

Selain mobil milik Dewi Soekarno terdapat pula mobil milik Gubernur DKI yang paling tersohor yaitu mobil milik Ali Sadikin. Koleksi milik Bapak Ali Sadikin ini berupa mobil Chrysler New York tahun 1962. Selain itu juga ada mobil milik mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Tri Sutrisno yaitu mobil sedan Volvo berbelut warna biru dongker tahun 1988.

Di museum ini terdapat banyak mobil-mobil legendaris yang cukup ternama pada masanya, seperti Dodge Fargo lansiran tahun 1956, Buick Roadmaster serta sedan tahun 1954, Chevrolet Bel-Air 1957, namun rekor tertua mobil yang di milik museum ini adalah Austin Seven Tourer buata Inggris yang dirilis pada tahu 1933.

Di tempat ini para pengunjung hanya dapat melihat-lihat koleksi yang ada di museum ini karena pengunjung tidak diizinkan untuk menaiki atau hanay sekedar membuka pintu mobil-mobil. Berkunjung ke museum mpbil ini para pengunjung akan mendapatkan banyak wawasan tentang otomitif terutama yang ada di masa lampau. Tidak hanya mobil-mobil antik saja, di lokasi ini juga terdapat berbagai motor unik dan antik. Bahkan para pengunjung juga dapat menikmati aneka macam bentuk serta produk keramik yang memiliki nilai tinggi.

Museum Mobil Sentul ini akan terus berupaya untuk menambah koleksinya bahkan museum ini mengundang para kolektor mobil atau motor antik dan klasik untuk menitipkan mobil atau motornya di museum ini. Perlu diketahui bagi para pengunjung, berbagai jenis mobil dan motor di museum ini semuanya masih dalam kondisi layak jalan. Karena menurut General Manager Sirkuit Internasional Sentul ini mengungkapkan bahwa koleksi mobil di museum ini masih dalam keadaan baik bahkan setiap beberapa bulan sekali mobil-mobil ini dilakukan service, seperti penggantian oli.

Museum Mobil Sentul ini juga terdapat mobil antik yang menjadi masterpiece yaitu jenis mobil Packard Super 8 yang diproduksi pada tahun 1948 dengan mesin berkapasitas 5.833 cc 8 silinder. Walaupun mobil jenis kurang dikenal masyarakat, merk Packard ini dulunya merupakan mobil yang cukup terkemuka di Amerika Serikat. Mobil dengan desain keindahan dan memiliki daya tahan tinggi ini tidak diperuntukan serta tidak dipakai oleh kalangan umum pada masa itu. Eksklusivitasnya bahkan dapat disandingkan dengan kebesaran nama dari salah satu merk terkenal yaitu Rolls-Royce dan Ferrari di zaman sekarang. Mobil yang terbilang sangat mewah pada zamannya ini tak cukup banyak dimiliki orang, penggunanya merupakan kalangan dari keluarga kerajaan serta para petinggi negara. Mobil Packard menjadi koleksi pribadi milik pendiri museum untuk dipajang bagi pengunjung yang tertarik untuk melihatnya. Mobil ini kini memiliki kisaran harga sekitar Rp 2 miliar merupakan nilai yang pantas untuk melebeli mobil tersebut.

Baca Juga : Museum Etnobotani, Belajar Sejarah dan Ilmu Botani dari Budaya Etnik Indonesia

Lokasi Museum Mobil Sentul

Lokasi Museum Mobil Sentul ini berada tepat di Sirkuit Internasional Sentul , Bogor , Jawa Barat. Lebih tepatnya berada di Jl. Citeureup Desa Sentul Kecamatan Babakan Madang, Bogor. Lokasi wisata ini berjarak kurang lebih sekitar 40 kilometer bila ditempuh dari pusat Kota Bogor. Dengan waktu tempuh sekitar 1-1,5 jam perjalanan, anda sudah dapat mencapai lokasi wisata yang menawarkan berbagai jenis serta keunikan yang akan disajikan dilokasi ini.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional

Harga tiket masuk yang ditawarkan di lokasi wisata ini terbilang cukup murah, pengunjung hanya akan mengeluarkan biaya sebesar Rp 10.000 per orang ditambah dilokasi ini juga sudah dilengkapi denga pendingin ruangan dan toilet.

Untuk jam operasional, lokasi wisata ini dibuka mulai dari hari Selasa-Minggu pada pukul 09.00-17.00 WIB.

You may also like