Taman Alam Lumbini, Keindahan Perpaduan Wisata Alam dan Religi di Kabupaten Karo
Sumatera Utara memiliki banyak sekali obyek wisata yang indah dan menarik. Di sana dapat menikmati keindahan alam yang tidak kalah dari negara-negara lain. Salah satu obyek wisata yang harus anda kunjungi di sana adalah, Taman Alam Lumbini.

Negara Indonesia ini adalah salah satu negara dengan kebudayaan yang sangat beragam dari Sabang sampai Merauke. Setiap pulau pasti kita bisa menemukan berbagai suku dan budaya yang berbeda-beda. Sungguk negara kita ini kaya akan keberagaman. Karena itulah banyak sekali bangunan-bangunan yang berhubungan dengan adat atau suku tertentu di daerah-daerah di Indonesia. Bangunan ini sering kali juga difungsikan sebagai obyek wisata, jadi untuk anda dan keluarga tidak ada salahnya sekali-kali berkunjung ke tempat-tempat tersebut. Selain untuk rekreasi, anda bisa tahu dan mempelajari lebih jauh tentang suatu kebudayaan di daerah tertentu. Contohnya di Karo, Sumatera Utara. Anda yang sedang liburan di sana tidak boleh melewatkan kesempatan untuk datang ke Taman Alam Lumbini.

Obyek wisata Taman Alam Lumbini berlokasi tepatnya di Barus Jahe, Brastagi, Dolat Rayat, Kabanjahe, Kabupaten Karo. Menemukan wisata di Kabupaten Karo memang tidak susah, apalagi wisata alam. Namun yang satu ini tidak hanya wisata alam, melainkan wisata sejarah dan religi juga. Taman yang terletak di sebuah lembah ini memiliki luas wilayah sekitar 3 hektar. Di sana para pengunjung bisa menikmati view indah taman yang dihiasi berbagai tumbuhan dan bunga. Biasanya saat musim libur atau akhir pekan, banyak masyarakat Karo yang datang kesana untuk sekedar refreshing melepas lelah daripada harus pergi jauh-jauh.

Taman yang indah dengan bunga berwarna-warni memang menjadi daya tarik yang mengundang wisatawan, tetapi daya tarik utama tempat ini ada pada bangunan pagoda di tengah-tengah taman tersebut. Pagoda sendiri adalah tempat beribadah untuk umat beragama Buddha. Dan pagoda di Taman Alam Lumbini ini dinobatkan juga sebagai pagoda tertinggi di Indonesia sehingga masuk buku rekor MURI. Pagoda ini juga bukan sembarang pagoda, tapi sebuah replika dari Pagoda Shwedagon yang ada di Bhurma, Myanmar.

Desain pagoda ini memang sangat menarik, dengan dominasi cat berwarna emas, pengunjung juga bisa melihat indahnya ukiran-ukiran yang khas hasil karya seniman asal Myanmar. Selain itu di dalam pagoda ini juga tersimpan beberapa relik sisa abu pembakaran dari orang-orang suci yang ditempatkan di atas bangunan pagoda. Ada lagi lonceng-lonceng yang menghiasi bangunan, jadi jika sedang berhembus angin akan menghasilkan bunyi lonceng yang merdu.

Fasilitas di Taman Alam Lumbini

Fasilitas yang ada di obyek wisata Taman Alam Lumbini memang tidak terlalu banyak atau lengkap, namun ada beberapa yang bisa anda temui, seperti di antaranya adalah;

- Lahan parkir

Bagi anda yang membawa kendaraan pribadi baik mobil atau motor, anda tidak perlu khawatir dengan masalah parkir karena di sana telah disediakan area parkir yang lumayan luas dan juga memadai.

- Toilet umum

Salah satu fasilitas penting ini juga telah disediakan di sana jadi anda tidak usah repot-repot mencari toilet di luar area obyek wisata.

- Gazebo

Dengan dibangunnya beberapa gazebo di taman sekitar pagoda, anda bisa dengan santai duduk-duduk sembari menikmati pemandangan taman yang cantik, hembusan semilir angin dan juga view pagoda yang indah.

- Warung atau tempat makan

Menghabiskan waktu untuk berkeliling area Taman Alam Lumbini pastinya membuat perut anda lapar. Tak perlu bingung apabila anda tidak ada waktu atau lupa untuk menyiapkan bekal. Di dekat obyek wisata ini anda dapat menemukan warung-warung milik penduduk lokal yang menjual makanan dan minuman dengan harga terjangkau.

- Penginapan

Di dekat Taman Alam Lumbini, untuk anda yang butuh tempat penginapan bisa mencari yang sesuai dengan budget dan kebutuhan anda.

Hunting Foto di Taman Alam Lumbini

Saat anda sedang berlibur bersama dengan keluarga, teman-teman atau pasangan, pastikan untuk memasukan kamera ke dalam list barang bawaan anda karena siapa yang tidak mau mengabadikan berbagai pemandangan yang dapat anda temui sepanjang jalan. Foto juga bisa menjadi kenang-kenangan saat anda sudah pulang nanti. Seperti saat anda berada di Taman Alam Lumbini, dengan view elok di sekitar, siapa yang tidak mau mengambil kesempatan untuk berfoto-foto terlebih ada taman dengan bunga-bunga indah yang menghiasi. Dari taman, anda dapat beralih ke dalam pagoda yang berdiri kokoh menjulang. Desain interior maupun eksterior yang khas dari seniman Myanmar ini juga dapat dijadikan target bidikan kamera anda. Anda juga bisa berfoto dengan latar belakang bangunan pagoda ini, untuk memberi kesan seolah-olah anda sedang berada di Myanmar. Yang jelas anda harus tetap menghormati orang-orang yang sedang beribadah di sana.

Cara Akses ke Taman Alam Lumbini

• Via udara : Sesampainya di Bandara Kuala Namu, anda langsung saja melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor dengan rute : Jl. Tol Medan-Kuala Namu - Jl. Tol Belmera - Patumbak - Jl. Sisingamangaraja - Jl. Pertahanan - Jl. Tangkahan Batu - Jl. Bakti - Jl. Besar Delitua - Jl. Deli Tua Pamah - Jl. Sugau - Jl. Jamin Ginting - Jl. Barusjahe - Taman Alam Lumbini

• Via laut : Sesampainya di Pelabuhan Belawan, anda langsung saja melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor dengan rute : Jl. R. Pelabuhan - Jl. Tol Belmera - Patumbak - Jl. Sisingamangaraja - Jl. Pertahanan - Jl. Tangkahan Batu - Jl. Bakti - Jl. Besar Delitua - Jl. Deli Tua Pamah - Jl. Sugau - Jl. Jamin Ginting - Jl. Barusjahe - Taman Alam Lumbini

• Via darat : Dari pusat kota Karo, anda tinggal ikuti saja rute berikut ini : Jl. Kutacane - Jl. Simpang Empat - Jl. Veteran - Jl. Jamin Ginting - Jl. Barusjahe - Taman Alam Lumbini

Jam Masuk dan Tiket Masuk ke Taman Alam Lumbini

Jam masuk: Senin–Jumat 09.00 – 18.00 dan Sabtu–Minggu 10.00 – 20.00; Lalu untuk tiket masuknya sendiri gratis, tidak dipungut biaya.

You may also like