Danau Lau Kawar, Berwisata Sambil Menikmati Gunung Sinabung
Sumatera Utara memiliki banyak sekali obyek wisata yang indah dan menarik. Di sana dapat menikmati keindahan alam yang tidak kalah dari negara-negara lain. Salah satu obyek wisata yang harus anda kunjungi di sana adalah, Danau Lau Kawar.

Negara kita Indonesia dengan bentuk gugusan kepulauannya sebenarnya sangat beruntung. Letak geografis ini membuat Indonesia memiliki banyak tempat yang berhubungan dengan wisata alam. Mulai dari Sabang sampai Merauke, Indonesia dihiasi tempat-tempat wisata yang sangat menarik. Banyak orang hanya mengira Bali adalah tempat yang sangat pas untuk liburan, namun sebenarnya bagi yang tinggal di Kabupaten Karo, Sumatera Utara juga menjadi surga tersendiri bagi para penggemar travelling. Berbagai jenis obyek wisata bisa anda dapatkan di sana, mulai dari taman bermain, waterpark, museum, candi, air terjun, pantai, dan masih banyak lagi. Tidak perlu jauh-jauh untuk merencanakan liburan jika anda bisa menemukan tempat yang mengasyikan di dekat anda. Seperti di Karo, ada obyek wisata yang sayang jika anda lewatkan, yaitu Danau Lau Kawar.

Danau Lau Kawar sendiri memiliki lokasi yang tepatnya berada di Desa Kutagugung, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Penggemar wisata alam yang ingin mencoba berpetualang di Pulau Sumatera harus datang ke danau yang satu ini. Dengan ketinggian tempat yang mencapai 2.450 meter di atas permukaan laut, udara yang tercipta di Danau Lau Kawar sudah pasti sejuk dan segar, berbeda dengan suasana udara kota yang panas dan penuh polusi. Obyek wisata adalah salah satu dari beberapa tempat wisata lain yang juga masih termasuk ke dalam wilayah Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), di bawah kaki Gunung Sinabung. 

View yang indah dari air danau yang jernih dan tenang seakan membawa pikiran anda jauh dari hal yang berbau stress, hijaunya pepohonan di sekitar juga menambah adem dan tenang suasana di Danau Lau Kawar. Tidak hanya itu, dari tempat ini anda bisa melihat panorama elok dari Gunung Sinabung. Siapa yang tidak suka dengan keadaan alam yang indah dan juga asri, sangat cocok bagi siapapun yang ingin merasakan ketenangan dan jauh dari hiruk-pikuk kota yang ramai.

Sejarah dari Danau Lau Kawar sendiri menurut penduduk sekitar, jaman dahulu ada dua orang bernama Sinabung dan Sibayak. Mereka tidak pernah akur dan selalu bertengkar. Pertengkaran itu membuat ibu mereka bersedih dan akhirnya air matanya jatuh berlinang lalu berkumpul dan terbentuklah Danau Lau Kawar. Mitos lain pun berkembang bahwa danau ini merupakan air mata dari tangisan seorang ibu yang dilupakan keluarganya yang sedang berpesta. Sedangkan dia ditinggalkan sendiri dan kelaparan.

Fasilitas di Danau Lau Kawar

Untuk masalah fasilitas, di obyek wisata Danau Lau Kawar memang sudah terbilang cukup lengkap. Beberapa fasilitas yang bisa anda dapatkan di sana adalah :

- Lahan parkir

Bagi anda yang membawa kendaraan pribadi baik mobil atau motor, anda tidak perlu khawatir dengan masalah parkir karena di sana telah disediakan area parkir yang lumayan luas dan juga memadai.

- Penginapan

Di sekitar area obyek wisata, untuk anda yang butuh tempat penginapan bisa mencari yang sesuai dengan budget dan kebutuhan anda.

- Toilet umum

Salah satu fasilitas penting ini juga telah disediakan di sana jadi anda tidak usah repot-repot mencari toilet di luar area danau.

- Warung atau tempat makan

Tak perlu bingung apabila anda tidak ada waktu atau lupa untuk menyiapkan bekal. Di sekitar tempat ini anda dapat menemukan kantin dan warung-warung milik penduduk lokal yang menjual makanan dan minuman dengan harga terjangkau.

- Gazebo

Dengan dibangunnya gazebo-gazebo di sana, anda bisa dengan santai duduk-duduk sembari menikmati pemandangan air danau yang jernih, pepohonan yang asri nan hijau di sekitar dan juga view Gunung Sinabung.

- Area berkemah

Bila anda berencana untuk merasakan bermalam di alam terbuka, anda dapat membuka tenda di area yang telah disediakan di Danau Lau Kawar.

Hunting Foto di Danau Lau Kawar

Saat sedang berlibur pastikan anda tidak lupa membawa peralatan untuk berfoto-foto seperti kamera handphone atau bahkan kamera professional. Karena saat ada datang ke tempat wisata yang menarik, berbagai macam pemandangan dapat anda temukan dan tentunya kamera bisa membantu untuk mengabadikan sekaligus dijadikan kenang-kenangan agar dapat ditunjukan kepada saudara di rumah. Di Danau Lau Kawar wisatawan akan sangat dimanjakan dengan keindahan alam yang tidak kalah dari obyek wisata lainnya di Indonesia. Anda bisa berfoto bersama dengan keluarga atau teman-teman dengan latar belakang air danau yang terlihat indah di bawah sinar matahari, atau juga menjadikan panorama alam di sekeliling sebagai target bidikan kamera anda.

Di sana juga ada pendopo di mana anda bisa bersantai sembari leluasa mengambil gambar yang terhampar di depan anda. Keseruan yang terjadi bersama keluarga juga jangan sampai lupa untuk diabadikan. Di area berkemah anda juga bisa melihat pemandangan cantik tenda berwarna-warni yang dapat juga dijadikan spot berfoto.

Cara Akses ke Danau Lau Kawar

• Via udara : Sesampainya di Bandara Kuala Namu, anda langsung saja melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor dengan rute : Jl. Tol Medan - Jl. Tol Belmera - Patumbak - Jl. Lintas Sumatera - Jl. Jamin Ginting - Jl. Veteran - Jl. Udara - Jl. Lau Kawar - Danau Lau Kawar

• Via laut : Sesampainya di Pelabuhan Belawan, anda langsung saja melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor dengan rute : Jl. R. Pelabuhan - Jl. Tol Belmera - Patumbak - Jl. Sisingamangaraja - Jl. Lintas Sumatera - Jl. Jamin Ginting - Jl. Veteran - Jl. Udara - Jl. Lau Kawar - Danau Lau Kawar

• Via darat : Dari pusat kota, anda tinggal ikuti saja rute berikut ini : Jl. Guru Patimpus - Jl. Gatot Subroto - Jl. Sunggal - Jl. Lintas Sumatera - Jl. Setia Budi - Jl. Jamin Ginting - Jl. Veteran - Jl. Udara - Jl. Lau Kawar - Danau Lau Kawar

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Danau Lau Kawar

Jam buka dari obyek wisata ini adalah setiap hari, selama 24 jam. Dan untuk tiket masuknya juga sangat murah, hanya Rp. 10.000/orang saja.

You may also like