Gunung Papandayan, Mendaki Bersama Keindahan Alam Yang Asri
Gunung Papandayan​ memiliki beberapa kawah yang terkenal. Diantaranya seperti Kawah Baru Kawah Mas, Kawah Manuk, dan Kawah Nangklak. Kawah ini mengeluarkan uap dari sisi dalamnya. Belum lagi, terdapat tebing yang terjal.

Mendaki gunung, lewati lembah. Membaca lirik itu langsung ingat film kartun masa kecil ya ? Tapi lirik ini juga meningatkan kita sama aktivitas seru yang tidak semua orang senang. Belakangan pasti anda mulai sering membaca postingan di sosial media mengenai banyaknya pemuda yang mendaki gunung namun tidak dibarengi dengan sikap menjaga asri dan kebersihan gunung. Disayangkan memang, nah kali ini yuk kita menambah daftar gunung yang bisa anda kunjungi. 

Gunung Papandayan memiliki beberapa kawah yang terkenal. Diantaranya seperti Kawah Baru Kawah Mas, Kawah Manuk, dan Kawah Nangklak. Kawah ini mengeluarkan uap dari sisi dalamnya. Belum lagi, terdapat tebing yang terjal. Menurut klasifikasi Schmidt dan Ferguson, gunung ini termasuk type iklim B dengan curah hujan rata-rata 3.000 mm/tahun, lalu kelembaban udara 70-80% dan temperatur 10 derajat celsius.


Letak Gunung Papandayan

Untuk mendaki gunung ini, anda bisa mengakesnya tidak begitu jauh dari Pusat Kota Garut, Jawa Barat. Gunung Papandayan terletak di Kecamatan Cisurupan Garut. Sementara topografi yang dimiliki cukup curam, berbukit dan bergunung.

Anda bisa dengan mudah membawa kendaraan anda untuk berada di sekitar lokasi wisata sebab jalan yang menghubungkan ke tempat ini juga sudah bagus serta luasnya parkir utama di wilayah setempat.

Keindahan Gunung Papandayan

Ketika memilih gunung sebagai tempat berwisata anda, tentu suasana yang anda rindukan adalah pemandangan alam yang asri dan hijau bukan ? Gunung Papandayan memiliki itu semua. Anda juga bisa menikmati area kawah dengan luas kurang lebih sekitar 10 ha yang indah. Selain itu, terdapat pula area kawah gersang dan putih dibingkai dengan kawasan hutan hijau yang menyegarkan mata.

Melihat antusias dan komentar para pengunjung yang sudah datang ke Gunung Papandayan ini, ada tempat-tempat unik yang bisa anda temukan seperti kolam bekas letusan. Ini berada persis di pinggir kawah. Lalu ada juga kawasan hutan mati akibat letusan terdahulu serta area perkemahan seperti misalnya pondok saladah.

Keindahan yang kadang diburu para pendaki ketika berada di Gunung adalah bunga Edelweiss, bunga abadi. Bunga ini memang terkenal dengan keindahannya. Anda bisa menemukan padang Edelweiss tegal alun yang merupakan salah satu padang Edeweiss terluas di Indonesia. Pemandangan bentangan bunga abadi yang luas sekali akan membuat anda betah dan enggan untuk beranjak.

Sementara untuk anda yang ingin mencoba naik gunung, jalur pendakian disini tergolong mudah utamanya untuk pemula sebab tidak banyak tanjakan yang ekstrem atau medan yang sulit. Anda bisa mengelilingi kawah bersama guide atau hanya bersama rombongan anda.


Sejarah Gunung Papandayan

Daftar gunung yang akan anda daki semakin bertamah setelah mengetahui cerita dibalik Gunung Papandayan ini. Menurut catataan sejarah, gunung ini tercatat sudah beberapa kali meletus. Diantaranya pada tanggal 12 Agustus 1772, lalu di 11 Maret 1923, 15 Agustus 1943 dan di 11 November 2002. Dalam ingatan, letusan besar pernah terjaadi tahun 1772 yang membuat hancur sedikitnya 40 desan dan membuat 2957 orang tewas. Terdapat dearh yang tertutup longsor mencapai 10 km dengan lebar 5 km.

Selanjutnya di tanggal 11 Maret 1923, pernah terjadi sikitnya 7 kali erupsi di Kawah Baru yang didahului dengan adanya gempa berpusat di Cisurupan. 25 januari 1924, suhu Kawah Mas meningkat dari mulanya 364 derajat celsius menjadi sekita 500 celsius. Masih banyak lagi peristiwa alam yang sempat terjadi di Gunung Papandayan ini.

Sejak April tahun 2006, PVMBG menetapkan bahwa status gunung ini adalah waspada setelah terjadi peningkatan aktivitas seismik dan tahun 2010 kembali meningkat menjadi level 2.

Akses Lokasi Menuju Gunung Papandayan

Jam Buka dan Harga Tiket di Gunung Papandayan

Untuk minkmati keindahan di Gunung Papandayan, anda tak perlu khawatir karena jam bukanya adalah setiap hari dengan harga tiket yang dikabarkan sempat naik 100 %. Dari yang mulanya Rp.7500/orang kini menjadi Rp. 15000/ orang.

Sementara harga tersebut belum termasuk tarif parkir dan penitipan helm atau barang lainnya. Anda bisa perlu diketahui bahwa harga tiket masuk ini bisa berubah sewaktu-waktu.

Tips Berkunjung ke Gunung Papandayan

Selayaknya aktivitas mendaki gunung lainnya, anda perlu memperhatikan betul apa saja yang akan anda bawa baik dalam perjalanan maupun untuk perbekalan selama berkemah di gunung nanti. Berikut merupakan tips yang bisa membantu anda seperti : bawalah jaket, masker, senter, dan sepatu yang nyaman sesuai dengan medan di gunung.

Penting untuk diingat bahwa di lokasi wisata atau gunung ini anda akan kesulitan mendapatkan sinyal operator seluler. Ada baiknya anda membawa atau menggunakan handy talky atau walky talky untuk memudahkan komunikasi antar rombongan jika suatu saat diperlukan. Pastikan kondisi kesehatan anda sedang prima ketika mendaki jika tidak maka sebaiknya tidak memaksa melakukan pendakian.

Gunung Papandayang memang tergolong tempat pendakian yang mudah terutama untuk pemula. Namun, jika anda ragu untuk mendaki hanya bersama rombongan, anda bisa mengajak atau menggunakan jasa guide agar perjalanan atau aktivitas mendai anda lancar dan menyenangkan. Jaga kebersihan di lokasi wisata agar keindahannya tidak tercemari.

Selamat jatuh cinta terhadap kekayaan alam kita ! Jangan lupa untuk mengajak dan mengenalkan potensi-potensi wisata di Gunung Papandayan ini melalui share foto anda di media sosial.

You may also like