Sungai Alas, Keindahan Alam Berpadu Jeram Menantang
Sungai Alas merupakan sungai terpanjang di Aceh yang mengalir membelah Taman Nasional Gunung Leuser serta bermuara di Samudra Hindia, memiliki berbagai tingkatan jeram yang menantang untuk olahraga rafting.

Pesona alam yang tersimpan di Aceh memang seakan tiada habisnya untuk dieksplor. Begitu banyak tempat wisata yang menawarkan berbagai panorama alam seperti pantai, air terjun, dan gunung. Di provinsi Aceh, juga terdapat tempat-tempat wisata bagi pecinta olahraga ekstrim seperti arung jeram. Sungai Alas adalah salah satunya, sungai ini memiliki jeram-jeram menantang bagi pecinta olahraga pemacu adrenalin tersebut.

Sungai Alas tak hanya menawarkan jeram-jeram yang ekstrim, tetapi wisatawan juga akan disuguhkan dengan pemandangan alam di kiri dan kanan sungai berupa hutan tropis yang masih alami. Inilah salah satu faktor yang menjadikan sungai tersebut populer sebagai tempat bermain arung jeram hingga ke pelosok negeri.

Sungai Alas

Sungai Alas merupakan sungai terpanjang yang ada di Provinsi Aceh. Sungai tersebut mengalir melewati tiga kabupaten sekaligus yaitu Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Gayo Lues, dan Kabupaten Aceh Selatan. Seolah mengular, sungai ini mengalir melewati Taman Nasional Gunung Leuser yang dikenal memiliki berbagai jenis fauna langka.

Terdapat beberapa jalur yang bisa ditempuh wisatawan untuk menuju ke Sungai Alas, jika dari Banda Aceh wisatawan bisa memilih jalur yang melalui Kabupaten Bireuen, lalu menuju ke Takengon. Dengan memilih jalur ini maka setidaknya wisatawan memerlukan waktu 14 jam untuk sampai di lokasi. Rute termudah dan tercepat yang bisa dipilih yaitu dengan menggunakan pesawat perintis dan mendarat di Bandara Alas Leuser.

Pesona Sungai Alas

Tempat ini memang menjadi objek wisata yang cocok untuk melakukan kegiatan memacu adrenalin seperti rafting, tubing atau bermain kayak. Sungai ini juga sering menjadi tempat untuk mengadakan event-event arung jeram internasional.

Tingkat kesulitan yang dimiliki Sungai Alas memang berbeda-beda, ada yang mudah ada pula yang cukup sulit untuk ditaklukan. Namun secara keseluruhan, tingkat kesulitan jeram di sungai ini masuk dalam kategori menengah sehingga pemula pun masih bisa mengarungi sungai terpanjang di Provinsi Aceh tersebut.

Sungai Alas

Terdapat beberapa titik start yang bisa dipilih wisatawan untuk rafting di Sungai Alas ini. Bagi pemula disarankan memulai dari titik Muara Situlen karena jeram dititik tersebut tak terlalu ekstrim. Setidaknya membutuhkan waktu kurang lebih 6 jam untuk mencapai finish. Namun jika wisatawan sudah professional dalam mengarungi sungai, bisa memilih titik Blangkejeren.

Selama bermain arung jeram, wisatawan akan menemukan berbagai jeram yang cukup menantang untuk ditaklukkan. Tak hanya itu, wisatawan juga akan disajikan dengan panorama alam di samping dan kiri sungai berupa hutan tropis dari Taman Nasional Gunung Leuser. Tak jarang, selama mengarungi sungai yang bermuara di Samudra Hindia ini, wisatawan akan menjumpai satwa liar seperti monyet, orang utan, dan berbagai jenis burung.

Taman Nasional Gunung Leuser memang dikenal memiliki koleksi satwa langka yang cukup lengkap. Bahkan tempat ini sempat dikunjungi oleh bintang Holywood, Leonardo Di Caprio pada tahun 2016 lalu. Pesona dari Taman Nasional Gunung Leuser ini telah mendunia, serta menjadi tempat konservasi bagi flora dan fauna dilindungi.

Wisatawan juga akan menjumpai sebuah tantangan yang cukup unik ketika rafting di Sungai Alas ini. Akan dijumpai, bagian sungai yang cukup sempit dan hanya bisa dilalui oleh satu perahu karet saja. Tempat ini diapit oleh dinding tebing yang cukup tinggi, sehingga wisatawan akan merasakan sensasi melewati sebuah lorong alami.

Pesona yang dimiliki Sungai Alas memang cukup mengagumkan, sehingga perlu dikembangkan lebih lanjut untuk menarik wisatawan penggila wisata minat khusus. Sungai ini menawarkan sensasi petualang yang cukup seru, menyatu dengan alam serta keindahan Taman Nasional Gunung Leuser menjadi nilai tambah bagi tempat wisata ini.

Fasilitas Sungai Alas

Fasilitas yang ada di Sungai Alas tergolong masih sangat terbatas, karena memang tak mudah untuk membangun fasilitas di tempat wisata ini. Meskipun demikian, wisatawan masih bisa menggunakan fasilitas seperti pondok bagi yang ingin bermalam. Pondok-pondok ini letaknya tepat di tepi sungai, berjarak kurang lebih 15 kilometer sebelah barat Blangkejeren.

Walaupun sederhana pondok tersebut sangat mencukupi untuk bermalam dua orang wisatawan. Di pondok tersebut telah tersedia toilet dan kamar mandi, serta disediakan air bersih. Selain itu, jika bermalam dipondok tersebut wisatawan akan disediakan makan malam serta sarapan pada pagi hari.

Baca Juga: 250 Tempat Wisata di Aceh Paling Menarik dan Wajib Dikunjungi

Sayangnya, pondok-pondok tersebut masih belum dilengkapi dengan listrik karena daerah ini mencanangkan program eco wisata sehingga tidak bisa menggunakan generator. Sebenarnya, sumber listrik masih bisa didapat jika memanfaatkan derasnya aliran sungai. Namun nyatanya, rencana tersebut tak kunjung terwujud.

Selain pondok, wisatawan juga bisa menginap di beberapa hotel dan penginapan yang ada di Kutacane. Hotel dan penginapan ini bisa dijadikan alternatif wisatawan jika tak ingin bermalam di pondok dekat sungai.

Sungai Alas menawarkan sensasi wisata petualang yang cukup mengasyikkan, berikut kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan wisatawan ketika berada di sungai tersebut.

Bermain Arung Jeram

Sungai Alas merupakan tempat yang cocok jika kamu hobi dengan melakukan aktivitas yang menantang. Sungai ini menawarkan sensasi bermain arung jeram yang cukup seru untuk ditaklukan. Bagi kamu yang masih pemula, tetap bisa juga kok bermain arung jeram di sungai ini karena terdapat beberapa titik jeram dengan tingkat kesulitan menengah.

Jika kamu ingin bermain arung jeram di sungai ini, pastikan kamu ditemani oleh pemandu atau teman yang telah professional di dunia rafting. Meskipun aman bagi pemula, namun kamu harus tetap berhati-hati demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Sungai Alas bisa menjadi alternatif wisata untuk mengisi waktu berliburmu.

Menikmati Keindahan Alam

Selain merasakan sensasi bermain rafting serta menaklukkan jeram-jeram sungai yang menantang, kamu juga bisa menikmati pemandangan alam sekitar yang begitu rindang karena dipenuhi oleh pepohonan hutan. Sungai Alas membelah Taman Nasional Gunung Leuser sehingga kamu akan melewati hutan ini jika kamu bermain arung jeram.

Kamu juga bisa berkunjung di Taman Nasional Gunung Leuser setelah bermain rafting. Disini kamu akan menemukan berbagai satwa langka seperti gajah, monyet, orang utan, burung, dan masih banyak lagi. Taman Nasional Gunung Leuser memang menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Sungai Alas.

Camping dan Hunting Foto

Menyusuri Sungai Alas yang panjang dan berliku diperlukan waktu berhari-hari, kamu bisa mendirikan tenda dan bermalam tepat ditepi sungai. Selama bercamping, kamu bisa juga mencari ikan di sungai lalu membakarnya sebagai santapan malam. Tentunya menjadi pengalaman tersendiri menghabiskan malam dengan menyatu di alam.

Jangan lupa, bawalah kamera untuk keperluan dokumentasi selama berpetualang di Sungai Alas. Disini kamu bisa mengabadikan momen seru saat melakukan aktivitas rafting atau camping bersama teman-teman. Banyak sekali objek-objek pemandangan alam yang indah, yang bisa kamu jadikan sebagai background berfoto.

Biaya Arung Jeram di Sungai Alas

Bagi kamu yang ingin melakukan aktivitas rafting di Sungai Alas, bisa langsung menghubungi jasa persewsaan alat-alat rafting. Untuk bermalam di pondok dikenakan biaya sebesar Rp. 70.000 per malam, sedangkan untuk sarapan dan makan malam dikenakan biaya tambahan Rp. 50.000.

Baca Juga: Air Terjun Tujuh Tingkat, Air Terjun Alami nan Mempesona di Aceh Selatan

Tips Berwisata di Sungai Alas

  • Persiapkan kondisi fisikmu sebelum berencana berpetualang di Sungai Alas.
  • Sebaiknya gunakan jasa pemandu, jika kamu ingin melakukan aktivitas rafting.
  • Bawalah kotak P3K, perbekalan secukupnya, baju ganti dan kantung anti air untuk kamera.
  • Bawalah baju hangat, karena saat malam udara akan menjadi sangat dingin.
  • Selalu jaga kebersihan sungai, dan jangan buang sampah sembarangan.
  • Jagalah kelestarian sungai dan hutan dengan tak merusak apapun yang ada didalamnya.

You may also like