Kampung Jodipan, Berwisata Sambil Menyaksikan Indahnya Rumah Berwarna-Warni
Malang adalah salah satu kota yang bersih dan sejuk di Jawa Timur, tanpa diragukan lagi, sudah terkenal sejak dulu. Sisa-sisa sejarah yang tersebar di sekitar Malang menampilkan bahwa tempat ini memainkan peran penting di masa depan dan membentang dari 112 ° 17 '10,90 ° sampai 112 ° 57' 0,00 ° BT Bujur dan memanjang dari 7 ° 44 '55,11 ° sampai 8 ° 26 '35,45 ° Lintang Selatan.

Jika merasa penat dengan segala urusan pekerjaan atau yang lainnya pasti anda memikirkan tentang sebuah rekreasi yang menyenangkan baik itu sendiri bersama keluarga atau teman-teman anda. Namun tidak sedikit yang mengurungkan niat untuk liburan karena kebanyakan orang berpikir bahwa liburan harus selalu mengeluarkan uang yang banyak. Ada berbagai macam jenis obyek wisata di sekitar anda yang tidak perlu memerlukan biaya berlimpah untuk menikmatinya. Terutama jika anda tinggal di Malang, kabupaten di Jawa Timur. Anda tidak perlu jauh-jauh pergi ke luar kota untuk sekedar refreshing sejenak melepas penat dan lelah setelah berhari-hari bekerja. Di Malang ada beberapa obyek wisata yang bisa anda kunjungi dengan biaya yang murah, contohnya adalah Kampung Jodipan.

Kampung Jodipan adalah salah satu obyek wisata di Jawa Timur yang lokasi tepatnya adalah di Desa. Jodipan, Kecamatan. Blimbing, Kota Malang. Tidak banyak kampung di Jawa Timur yang sengaja dijadikan sebuah obyek wisata untuk umum. Namun jika anda berkunjung ke Malang, anda bisa menemukan sebuah kampung yang sekarang menjadi obyek wisata hits. Tempat itu adalah Kampung Jodipan atau yang dikenal juga dengan sebutan Kampung Warna-Warni Jodipan.

Sama seperti namanya, kampung ini benar-benar warna-warni. Sebuah rumah di kampung itu memiliki setidaknya tiga warna berbeda yang dilukis di dinding dan atapnya. Jika kebetulan melihat foto kampung ini, anda mungkin berpikir itu bukan di Indonesia. Kampung Jodipan sebenarnya adalah daerah kumuh yang terletak di tepi sungai Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas. Itu bahkan salah satu dari 11 desa paling kumuh di Indonesia. Semuanya berubah ketika sekelompok mahasiswa Public Relations dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memiliki tugas untuk Humas dan Manajemen Acara. Mereka mencoba mengusulkan inisiatif ke perusahaan cat untuk mengerjakan proyek ini bersama-sama. Ternyata perusahaan itu juga akan membuat program CSR, dan mereka berkolaborasi untuk menjadikan kawasan kumuh di Jodipan berwarna-warni.

Desa ini dipilih menjadi target mereka, karena kampung ini memiliki pemandangan yang bagus jika dilihat dari jembatan di Jalan Gatot Subroto. Namun, warga sering membuang sampah ke sungai, membuatnya terlihat lebih buruk lagi. Program ini dimaksudkan untuk 'membersihkan' desa dan mendidik masyarakat tentang sanitasi. Warga, TNI AU (tentara angkatan darat) dan seniman mulai melukis desa pada Juni 2016.

Perusahaan cat tersebut menyediakan tiga ton cat untuk mewarnai desa ini. Sekitar 107 rumah di desa ini dilukis dengan warna-warna cerah seperti hijau, kuning, pink, dan ungu. Beberapa komunitas mural di Malang juga melukis bagian utara desa ini (dikenal dengan Kampung Tridi) dengan seni 3D. Ada juga satu gang di desa yang didekorasi dengan payung warna-warni.

 

Fasilitas di Kampung Jodipan

Berbicara masalah fasilitas, fasilitas yang ada di obyek wisata Kampung Jodipan memang tidak terlalu banyak atau lengkap, namun ada beberapa yang bisa anda temui, seperti di antaranya adalah;

- Lahan parkir

Bagi anda yang membawa kendaraan pribadi baik mobil atau motor, anda tidak perlu khawatir dengan masalah parkir karena di sana telah disediakan area parkir yang lumayan luas dan juga memadai.

- Warung atau tempat makan

Menikmati tempat wisata Kampung Jodipan pastinya membuat perut anda lapar. Tak perlu bingung apabila anda tidak ada waktu atau lupa untuk menyiapkan bekal. Di sekitar kampung sana anda dapat menemukan warung-warung milik penduduk lokal yang menjual makanan dan minuman dengan harga terjangkau.

- Gazebo

Dengan dibangunnya gazebo-gazebo di sana, anda bisa dengan santai duduk-duduk sembari menikmati pemandangan  rumah-rumah berwarna-warni sambil memakan makanan yang anda beli di dekat sana.

- Penginapan

Di sekitar area Kampung Jodipan, untuk anda yang butuh tempat penginapan bisa mencari yang sesuai dengan budget dan kebutuhan anda.

- Toilet umum

Salah satu fasilitas penting ini juga telah disediakan di sana jadi anda tidak usah repot-repot mencari toilet di luar obyek wisata Kampung Jodipan.

 

Hunting Foto di Kampung Jodipan

Anda tertarik untuk datang ke tempat ini? Maka pastikan anda tidak lupa membawa kamera anda karena di sini anda akan terpuaskan dengan spot-spot foto yang menarik untuk latar belakang foto anda, seperti:

Jembatan Embong Brantas

Jembatan yang terletak sekitar 500 meter sebelah selatan dari stasiun kota Malang ini tentunya akan membuat anda terpana saat bisa melihat deretan perkampung warna-warni di sebelah timur jembatan. Tidak heran banyak wisatawan sangat menyukai pemandangan dari jembatan ini yang dapat melihat keseluruhan Kampung Warna Warni Jodipan maupun Kampung Tridi Kesatrian di sebelahnya.

Lantai dan tembok warna-warni di bawah jembatan

Tembok yang ada di sana memang warna-warni mulai dari merah muda, tua dan hijau serta lantai yang juga dicat menyerupai lingkaran cahaya warna-warni. Rangka jembatan di sebelahnya yang juga di-cat sangat cerah menjadikan latar foto di spot ini sangat diminati para pengunjung. Tidak heran, pengunjung saling bergantian untuk foto dengan latar tembok, lantai dan jembatan tersebut.

 Baca juga : Petungsewu Wildlife Education, Berwisata Sambil Mengikuti Program Edukasi

Akses Jalan Menuju ke Kampung Jodipan

Lokasi Kampung Warna Warni sekitar 500 meter ke arah selatan dari Stasiun Kereta Api. Cukup dekat bila mau jalan kaki atau naik becak dari Stasiun tersebut. Bagi yang memiliki naik kendaraan umum, maka disarankan naik Angutan Malang Kota yang melewati daerah sekitar Kampung Warna Warni. Adapun Angkutan Umum yang jalurnya melewati sekitar Lokasi, diantaranya adalah ABG/ABH, AJG/AJH, AMG/AMH dan MT yang melewati Jembatan Brantas Jalan. Gatot Subroto.

 

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Kampung Jodipan

Jam buka dari obyek wisata ini adalah dari jam 07.00 sampai dengan 18.00 wib. Pengunjung yang datang juga hanya perlu membayar sebesar Rp 2.000,- per orang untuk masuk kesana.

 

Tips Berlibur ke Kampung Jodipan

- Persiapkan kendaraan yang akan anda pakai

- Jangan lupa bawa kamera

- Buanglah sampah pada tempatnya

- Lebih baik datang saat sore hari

You may also like