Goa Gong, Berwisata Sambil Menyusuri Indahnya Dalam Goa
Kabupaten Pacitan terletak di Pulau Jawa Pantai Selatan dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Ini juga pintu gerbang ke Jawa Barat dengan kondisi gunung fisik kapur memanjang dari gunung kidul ke Trenggalek yang dihadapi ke Samudera Indonesia.

Setelah bekerja seharian selama berminggu-minggu, pastilah kita akan merasakan masa jenuh dengan aktifitas sehari-hari yang tidak ada hentinya, entah itu yang berhubungan dengan pekerjaan atau sekolah dan kuliah. Terkadang kita harus memanfaatkan beberapa hari libur yang bisa anda dapatkan untuk sekedar refreshing, melepaskan segala penat dan stres yang anda rasakan. Nah bagi anda yang tinggal di Jawa Timur tidak perlu jauh-jauh pergi ke luar pulau Jawa atau ke luar Jawa Timur untuk berlibur, di Pacitan juga ada goa yang memiliki pesona indah yang bisa membuat anda terkagum-kagum.

Goa Gong adalah salah satu tempat wisata yang bisa anda temukan di Dusun Pule, Desa Bomo, Kecamatan Punung, berjarak sekitar 37 km arah barat dari pusat kota Pacitan. Goa ini mempunyai kedalaman sekitar 256 meter dan memiliki banyak stalakmit, stalaktit yang berumur ratusan tahun. Aktivitas vulkanik dan gerakan termik lah yang mengakibatkan munculnya Goa Gong ini, dan diperkirakan sudah berlangsung ratusan hingga ribuan tahun silam.

Menurut kisah dari masyarakat setempat, goa ini diberi nama Goa Gong karena penduduk di sana kerap mendengar adanya suara gema bertabuhan seperti suara gong yang asalnya dari dalam ruangan goa. Gong sendiri adalah salah satu alat tabuh di kesenian khas Jawa. Suara seperti gong dari dalam goa ini ternyata adalah hasil dari pantulan tetesan air alam goa yang menimpa batuan stalaktit atau stalagmit goa tersebut. Bunyi yang dihasilkan terdengar harmonis dan indah sehingga menarik minat para wisatawan.

Goa Gong juga memiliki keistimewaan dalam hal bentuk ruangannya yang mengkubah raksasa sepanjang 100 meter, lebar 15-40 meter dan tinggi sekitar 20-30 meter. Mulut goanya sendiri adalah lorong pendek yang penuh dengan stalaktit dan stalakmit yang menghubungkan dengan ruangan goa berkubah itu. Di dalam goa anda juga bisa melihat speleotem atau ornamen yang menghiasi ruangan goa dengan bentuk stalaktit yang bermacam-macam, ada yang runcing, seperti tirai batu, dll. Selain itu sebagian permukaan stalaktit juga ditumbuhi heliktit. Heliktit adalah hiasan di dalam goa yang memiliki bentuk melengkung atau seperti cacing dan nampak seperti melawan gravitasi

Di sisi bagian bawah, banyak terdapat stalakmit yang permukaannya berlapis flowstone, sehingga terlihat ornamen yang seperti bertumpuk-tumpuk dan  setiap kumpulan ornamen ini diberi nama lokal yang menarik seperti Selo (batu) Jengger Bumi, Selo Paku Buwono, Selo Bantaran Angin, Selo Gerbang, Selo Citro Cipto Agung, Selo Adi Citro Buwono dsb.

 

Fasilitas di Goa Gong

Fasilitas yang ada di obyek wisata Goa Gong memang tidak terlalu banyak atau lengkap, namun ada beberapa yang bisa anda temui, seperti di antaranya adalah;

- Lahan parkir

Bagi anda yang membawa kendaraan pribadi baik mobil atau motor, anda tidak perlu khawatir dengan masalah parkir karena di sana telah disediakan area parkir yang lumayan luas dan juga memadai.

- Warung atau tempat makan

Bermain-main di area goa selama berjam-jam pastinya membuat perut anda lapar. Tak perlu bingung apabila anda tidak ada waktu atau lupa untuk menyiapkan bekal. Di sekitar tempat ini anda dapat menemukan warung-warung milik penduduk lokal yang menjual makanan dan minuman dengan harga terjangkau.

- Gazebo

Dengan dibangunnya gazebo-gazebo di sana, anda bisa dengan santai duduk-duduk sembari menikmati pemandangan alam yang indah, dan juga langit biru.

- Penginapan

Di sekitar area wisata Goa Gong, anda yang butuh tempat penginapan bisa mencari yang sesuai dengan budget dan kebutuhan anda.

- Toilet umum

Salah satu fasilitas penting ini juga telah disediakan di sana jadi anda tidak usahepot-repot mencari toilet di luar area wisata.

 

Hunting Foto di Goa Gong

Penggemar seni fotografi bisa leluasa untuk menyalurkan hasrat anda mengambil foto dari pemandangan asri yang ada di sekitar area Goa Gong. Saat anda menyusuri kedalaman dari goa ini, anda akan melihat berbagai stalaktit dan stalakmit yang bisa anda jadikan target bidikan kamera anda tentunya. Dan bila anda bermain di wahana-wahana yang ada di sana, anda bisa meminta teman atau anggota keluarga anda untuk mengabadikan momen yang seru tersebut. Jika anda sudah puas bermain di dalam goa, anda juga bisa beranjak ke spot lain yang juga menarik untuk anda jadikan sebagai latar belakang foto yaitu pemandangan indah di sekitar yang ada di sana. Namun perlu diperhatikan juga bahwa anda harus berhati-hati saat berselfie atau berfoto bersama teman-teman.

 Baca juga : Pantai Klayar, Berwisata Sambil Melihat Indahnya Ombak

Akses Jalan Menuju ke Goa Gong

Jika anda yang mengambil akses jalur dari Ponorogo, anda bisa langsug mengambil arah Slahung, lalu dilanjutkan untuk menuju ke Gemaharjo. Setelah itu anda bisa langsung mengambil jalur Arjosari dan di lanjutkan ke Pacitan. Setelah anda sampai di Pacitan lalu ambil arah menuju Kecamatan Punung, dan dari kecamtan tersebut tidak jauh terdapat lokasi Goa Gong. Untuk yang mengambil rute dari Ponorogo di perkirakan waktu perjalanan menuju ke sana kurang lebih 3 jam dengan jarak sejauh 110 km.

 

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Goa Gong

Jam buka dari obyek wisata ini adalah dari jam 9 pagi sampai dengan jam 5 sore, dari hari Senin - Jumat. Untuk tiket masuknya murah, hanya Rp. 7.000,- per orang.

 

Tips Berlibur ke Goa Gong

  • Pastikan anda dalam kondisi yang prima
  • Pakailah alas kaki yang nyaman
  • Persiapkan kendaraan yang akan anda gunakan
  • Bawalah bekal makanan dan minuman dari rumah

You may also like