Pantai Lombang, Berwisata di Bawah Asrinya Cemara Udang
Pulau Madura yang mempunyai posisi geografis di Laut Jawa ini memang membuatnya menjadi memiliki banyak obyek wisata pantai yang indah-indah termasuk yang satu ini yaitu Pantai Lombang di mana anda bisa menikmati pantai di bawah rindangnya pohon cemara udang yang ada di sana.

Madura memang terkenal dengan beberapa obyek wisatanya yang berhubungan dengan laut. Ada yang masih belum banyak diketahui orang-orang ada pula yang sudah sangat terkenal. Seperti berikut ini kita akan membahas salah satu pantai di pulau garam yang sudah lumayan dikenal oleh para wisatawan. Bahkan bisa dibilang telah menjadi favorit masyarakat di Madura, dan saat musim liburan, pengunjung di sini bisa mencapai ribuan jumlahnya.

Hamparan pasir putih yang lembut langsung menyambut anda sesaat anda tiba di Pantai Lombang. Semilir angin yang begitu terasa menyejukan membawa bau air laut yang pastinya bisa langsung merefresh pikiran anda. Dari kejauhan anda bisa melihat pemandangan air laut yang gemerlapan dengan cahaya matahari, semakin menambah keelokan pemandangan yang ada.

Tidak hanya itu saja, di pantai ini anda bisa melihat pemandangan lain yang mungkin tidak akan anda temukan di pantai yang lain. Keunikan dari Pantai Lombang sendiri adalah adanya pohon cemara udang dengan tinggi rata-rata 4 meter yang sangat banyak mengelilingi tepian dari Pantai Lombang. Mengapa disebut sebagai pohon cemara udang? Hal ini dikarenakan pohon cemara dengan jenis ini memeliki batang yang posisinya agak membungkuk. Dan tentu dengan adanya pepohonan ini nuansa dari Pantai Lombang semakin terasa rindang dan sejuk.

Asiknya lagi di tempat ini ombaknya memang tidak terlalu besar. Walaupun tidak bisa dibuat untuk bermain selancar setidaknya anda bisa merasakan berenang di laut sambil ditemani pemandangan menakjubkan di sekitar anda.

Banyak kegiatan yang anda bisa lakukan di pantai yang indah ini mulai dari berenang di laut, bermain pasir atau voli pantai bersama teman-teman atau keluarga anda, piknik di bawah pepohonan cemara udang yang rindang, atau juga menaiki speed boat untuk menyusuri pantai lebih jauh lagi di tengah cipratan air laut yang menambah keseruan wisata anda. 

Ternyata untuk pohon cemara udang di sini mempunyai sejarah tersendiri. Konon, penduduk lokal yakin jika tumbuhan cemara udang hanya tumbuh di sekitaran Pantai Lombang serta sebagian pantai lain di perairan laut Tiongkok. Cemara udang sendiri adalah tumbuhan endemi khas Pantai Lombang. Penyebaran cemara udang di perairan Sumenep, mempunyai kaitan erat dengan ekspedisi besar yang dikerjakan kekaisaran Tiongkok dalam mengarungi perairan nusantara. Ekspedisi yang dikerjakan pada era ke-15 ini dipimpin oleh Jenderal Ma’huan, The Ho (Shampo Thai Kam) serta Jenderal Ong Keng Hong. Ketiga jenderal itu di kenal dengan nama Sam Po Toa Lang. Sam Po Toa Lang bermakna Tiga Pendekar Besar. 

Pelayaran yang di pimpin Sam Po Toa Lang disebut-sebut sebagai pelayaran paling besar di saat itu. Bagaimana tidak, sejumlah 62 armada dengan pasukan perang beberapa 27. 800 orang turut dan dalam ekspedisi ini. Sayangnya, saat sampai di tanah Jawa, satu diantara kapal induk yang ditumpangi Jenderal Ong Keng Hong hamcur menabrak karang. Atas peristiwa itu, sang jenderal juga wafat dunia. 

Sesudah peristiwa itu, semua armada dikomando untuk merapat ke pantai. Tempat merapatnya kapal-kapal itu diabadikan dengan nama Mangkang. Tempat Mangkang terdapat sekitaran 10 km dibagian barat Kota Semarang. Lantaran sang jenderal yang sudah meninggal dunia beragama Islam, jadi ia juga dimakamkan dengan tata cara Islam di Gedongwatu. 

Sesudah acara pemakaman selesai, ekspedisi dilanjutkan ke pusat kerajaan Majapahit. Sayangnya, nasib jelek kembali menghinggapi pasukan ini. Pada perjalanan menuju Majapahit, kapal-kapal terbawa arus menuju ke arah timur. Saat hingga di perairan Masalembu, kapal-kapal mereka dirundung angin topan dahsyat. Peristiwa naas itu bikin banyak pasukan terbenam serta kapal mereka hancur. Peralatan mereka juga berceceran serta banyak yang terdampar di sekitaran pulau Jawa serta Madura. Peninggalan sejarah itu masihlah bisa anda saksikan di mana tiang kapal diketemukan di perairan Sumenep, jangkarnya di Pati serta satu piring di Pantai Kamal yang lalu membuatnya diabadikan dengan nama Pantai Ujung Piring. 

Dari cerita tersebut, bisa diambil kesimpulan bahwa kehadiran tumbuhan cemara udang di perairan Sumenep adalah sisi dari beberapa bekas bawaan pasukan yang terdampar. 

Fasilitas di Pantai Lombang

Untungnya untuk sarana atau fasilitas penunjang bagi wisatawan di tempat ini sudah lumayan memadai, dari kamar mandi umum, kamar untuk berganti pakaian, bahkan beberapa tempat yang menyewakan pelampun untuk anda berenang di laut atau juga tempat penyewaan speed boat. Di bawah pohon-pohon cemara tersebut juga telah disediakan gazebo-gazebo yang bisa anda pakai untuk bersantai. Banyak juga warung-warung yang buka di sekitar pantai untuk memuaskan perut anda yang lapar.

Selain itu jika anda tidak mau menghabiskan waktu di laut, anda bisa memilih kegiatan menunggang kuda, karena di sini ada beberapa penduduk yang menyewakan kuda-kudanya bagi para pengunjung. Namun untuk masalah penginapan anda harus membawa kemah karena masih belum tersedia penginapan di sini.

Hunting Foto di Pantai Lombang

Anda bisa dengan leluasa mengambil foto di tempat ini, mengabadikan pemandangan yang ada di sekeliling Pantai Lombang yang pasti sangat Instagrammable. Kebanyakan para wisatawan suka mengambil foto di bawah pepohonan cemara udang karena selain tempatnya rindang dan tidak panas, anda bisa mendapatkan foto yang unik yaitu berlatar belakang pantai namun terlihat banyak pepohonan cemara seperti anda sedang berada di pegunungan.

Spot selfie juga banyak, anda bisa berselfie ria sambil bermain pasir atau saat menunggang kuda. Dan untuk yang mempunyai kamera anti air anda bisa berselfie saat anda sedang berenang di laut atau saat sedang menaiki speed boat.


Baca juga: Wisata Museum Keraton Sumenep, Belajar Sejarah Keraton yang Ada di Madura

Akses Jalan Menuju ke Pantai Lombang

Untuk akses jalan sendiri, anda bisa langsung dari Pusat Kota Sumenep, Pantai Lombang dapat ditempuh dengan jarak sekitaran 30 menit. Namun jika anda dari luar Pulau Madura, khususnya Surabaya, anda bisa menyeberang dari Pelabuahn Tanjung Perak di Surabaya menuju Pelabuhan Kamal di Bangkalan Madura memakai kapal ferry. Dari Bangkalan, perjalan bisa anda teruskan memakai angkutan umum. Selain itu jika anda menggunakan kendaraan pribadi anda dapat juga menyeberang langsung melalui Jembatan Suramadu.

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Pantai Lombang

Jam buka dari Pantai Lombang adalah dari jam 07.00 pagi wib sampai dengan 16.00 sore wib, setiap hari dari Senin hingga Minggu, bahkan saat hari libur juga. Tiket masuknya pun juga sangat terjangkau, yaitu hanya dengan 5.000 rupiah per orang anda sudah bisa menikmati keindahan pantai ini bersama dengan keluarga anda.

Tips Berlibur ke Pantai Lombang

  • Jangan lupa memakai krim sunblock
  • Membawa kamera
  • Awasi anak anda saat bermain di tepi pantai
  • Berhati-hati saat berenang di laut
  • Membawa perbekalan makanan dan minuman yang cukup

You may also like