Goa Pawon, Gua Manusia Purba di Bandung
Dari banyaknya tempat wisata yang masing-masing menawarkan segala potensinya, di Bandung, Jawa Barat​ ada sebuah gua bersejarah yang menyimpan banyak fosil manusia purba, yaitu Goa Pawon​.

Wisata alam yang membentang luas di Indonesia banyak sekali. Dari air terjun, gunung, pegunungan, pantai, hutan yang lebat, danau hingga lautan. Semuanya tidak akan habis jika diceritakan satu persatu. Dari banyaknya tempat wisata yang masing-masing menawarkan segala potensinya, di Bandung, Jawa Barat ada sebuah gua bersejarah yang menyimpan banyak fosil manusia purba, yaitu Goa Pawon.

Goa Pawon merupakan gua alami berupa situs sejarah purbakala yang terletak di wilayah Bandung Barat. Gua ini merupakan sebuah tempat penting bagi orang Sunda karena di sinilah tempat berkumpulnya sesepuh Sunda. Di sini juga ditemukan kerangka manusia purba yang konon adalah nenek moyang orang Sunda yang masih diteliti oleh para arkeolog.

Fasilitas di Goa Pawon

Fasilitas di gua ini masih sangat minim. Hanya ada beberapa warung yang menyediakan makanan. Itupun lokasinya berada di gerbang masuk Goa Pawon. Jadi sebaiknya pengunjung yang ingin berkunjung ke gua ini membawa makanan dan minuman sendiri. Di sini hanya ditemui area parkir kendaraan, toilet dan musola.

Keindahan Goa Pawon

Lokasi Goa Pawon berada pada ketinggian 601 meter di atas permukaan laut. Panjang gua ini 38 meter dan memiliki lebar sekitar 16 meter. Goa Pawon dapat menjadi pilihan yang tepat bagi pecinta wisata sejarah. Di gua yang tidak terlalu luas ini banyak ditemukan fosil-fosil manusia purba. Tak hanya fosil, berbagai jenis peralatan yang digunakan oleh manusia purba pun juga dapat kita jumpai di sini.

Terdapat juga beberapa artefak yang dibuat pada zaman purbakala seperti perhiasan, gerabak, spatula dan lain sebagainya. Di gua ini kita bisa melihat bagaimana cara manusia purba hidup. Dari mulai makan, berburu, tidur dan menjalani kehidupan pada saat itu.

Tepat sebelum masuk ke bibir gua, kita akan disambut dengan kera-kera yang berkeliaran di sepanjang jalan. Terdapat juga anak tangga kecil dari kayu sebagai tempat berpijak hingga masuk ke dalam lambung gua. Jangan khawatir, di dalam gua ini sudah ada petugas yang siap membantu pengunjung untuk naik dan turun tangga.

Ukuran bibir gua ini relatif besar. Di dalam gua terdapat beberapa ruangan besar. Ketika masuk ke dalam gua, maka kita akan disuguhi ribuan kawanan kelelawar yang terbang berputar-putar di langit gua

Di ruangan pertama, kita akan dihadapkan dengan bau tidak sedap yang berasal dari kotoran kelelawar. Di sudut ruangan gua, dapat ditemukan fosil-fosil manusia purba yang dilindungi dengan pagar pengaman. Pencahayaan gua ini tidak terlalu gelap karena sinar matahari bisa masuk melalui langit-langit gua. Sehingga pengunjung tak perlu membawa senter untuk dapat menjelajah gua ini.

Di bagian kiri atas gua ini, ada sebuah tempat yang diberi nama Sumur Bandung. Sebenarnya bukanlah sebuah sumur tetapi lebih pada sebuah kolam kecil yang cukup dalam yang tentu saja berisi air yang dalam.

Hunting Foto di Goa Pawon

Spot terbaik untuk berfoto-foto terletak di bagian bawah sisi kiri gua. Di sini ada bebatuan besar yang terletak tepat di bawah langit gua. Saat cahaya matahari masuk menembus lewat ruangan ini, segeralah jepret foto kita yang berdiri di bebatuan itu. Tak hanya itu, fosil-fosil manusia purba dengan segala aktivitasnya sayang sekali jika tidak diabadikan dalam kamera.


Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Goa Pawon

Harga tiket masuk Goa Pawon sebesar Rp 6.000 per orang dengan biaya parkir kendaraan sebesar Rp 2.000. Goa Pawon dibuka setiap hari pukul 06.00 – 17.00 WIB.

Akses Lokasi Menuju Goa Pawon

Lokasi Goa Pawon berada di bawah wisata Stone Garden. Jika kita mengunjungi Stone Garden maka sebelumnya akan melewati gua yang berada tepat di bawahnya ini. Gao Pawon terletak di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Dari pusat kota Bandung menuju gua ini memakan waktu tempuh 1- 2 jam dengan jarak 25 kilometer ke arah barat. Jika menggunakan mobil dan perjalanan melewati tol, maka akan kurang dari 1 jam tetapi dalam kondisi jalan tidak macet.

Rute jalannya berangkat dari Kota Baru Parahyangan. Kemudian terus berjalan menuju arah Cianjur melalu jalanan yang sempit, macet dan berliku-liku. Selepas dari jalanan sempit ini, Goa Pawon sudah tampak dari kejauhan. Setelah itu masukklah ke gapura yang bertuliskan “Objek Wisata Guha Pawon”. Dari sini, ikutilah petunjuk arah jalannya.

Selanjutnya, berjalan masuk terus menuju ke dalam jalan kecil itu hingga bertemu persimpangan. Sampai di persimpangan, berbeloklah ke kanan dan akhirnya sampailah kita di lokasi Goa Pawon.

Tips Berlibur di Goa Pawon

  • Usahakan berkunjung saat cuaca cerah.
  • Bawalah masker karena bau kotoran kelelawar di ruangan pertama gua akan menemani setiap langkah.
  • Berhati-hatilah terhadap monyet yang berkeliaran karena terkadang monyet tersebut suka mengambil makanan secara paksa.
  • Persiapkan makanan dan minuman yang cukup saat berkunjung di Goa Pawon karena perjalanannya akan sedikit menguras tenaga.
  • Patuhi semua peraturan yang sudah ditetapkan oleh pengelola di gua ini.
  • Jangan mencoret-coret dinding gua.
  • Jagalah kebersihan dengan selalu membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh pengelola.

Jika sedang berada di kota Bandung, jangan lewatkan berwisata ke Goa Pawon. Gua ini menyimpan banyak fosil-fosil manusia purba lengkap dengan artefak-artefaknya. Dengan mengunjungi situs sejarah ini kita bisa mengenal lebih jauh tentang kehidupan manusia pada zaman purbakala. Tentunya akan menjadi pengalaman berlibur mengunjungi situs purbakala yang berkesan dan tak terlupakan.

You may also like