Rumah Limas Potong, Situs dan Warisan Budaya Bangsa Melayu
Salah satu tempat wisata yang terkenal dari Batam, Kepulauan Riau adalah Rumah Limas Potong. Rumah ini merupakan rumah adat yang dimiliki oleh Batam

Rumah adat ini termasuk dalam kategori rumah tradisional yang berasal dari sana. Lokasi dari tempat wisata ini adalah di Kampung Teluk, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Batam.

Untuk fungsinya sendiri, tempat ini diresmikan sebagai peninggalan sejarah dan budaya dari masyarakat Melayu itu sendiri. Adanya nilai sejarah yang tinggi dari warisan budaya ini membuatnya dijadikan sebagai situs dan warisan sejarah bagi kota Batam khususnya. Selain memiliki fungsi sejarah, wisata ini memiliki fungsi pendidikan bagi kaum muda dan mudi.

Fungsi lainnya Rumah Limas Potong juga berupa fungsi pariwisata bagi para pengunjungnya baik pengunjung lokal dari Batam sendiri atau bahkan pengunjung dari luar kota Batam termasuk dari Sumatra, Jawa, Kalimantan dan pulau lain-lainnya.

Pesona Rumah Limas Potong

Rumah ini berbentuk panggung dengan ketinggian yang dimiliki kira-kira 1,5 m. Bahan dari rumah limas ini hanyalah kayu yang berbentuk papan-papan. Pembuatan rumah pun bervariasi sesuai kemampuan yang dimiliki pemiliknya, untuk membangun dengan ukuran besar atau kecilnya rumah yang dibangun menyesuaikan keinginan pemilik.

Keistimewaan yang dimiliki oleh Rumah ini karena merupakan rumah tradisional yang dimiliki orang melayu yang tetap bertahan di tengah perkembangan jaman di dalam kawasan kota Batam. Keunikan dari nama Rumah Limas Potong berasal dari atapnya yang memiliki bentuk limas yang dipotong.

Pemandangan alam di sekitar rumah cukup menarik karena suasana desanya cukup terasa dan bisa menjadi alat refreshing pikiran dan tubuh yang penat dalam padatnya aktivitas sehari-hari.

Fasilitas Rumah Limas Potong

Fasilitas yang terdapat di tempat wisata ini berupa masjid dan warung. Jadi, untuk Anda yang ingin melaksanakan sholat, sehingga tidak perlu meninggalkan waktu sholat. Anda bisa sholat pada waktunya di sekitar area rumah limas ini.

Namun jika ternyata di jam siang Anda merasa lapar dan haus, maka bisa langsung membeli makanan dan minuman di warung-warung sekitar rumah limas.

Sejarah Rumah Limas Potong

Rumah limas yang dimiliki oleh orang melayu di Kota Batam ini sudah berdiri sejak November 1959. Jika melihat tahun pendiriannya memang rumah tradisional ini cukup tua dan sangat wajar dijadikan warisan sejarah bagi orang melayu. Rumah ini dibangun oleh Haji Abdul Karim.

Namun untuk fungsinya yang sebagai tempat wisata ternyata masih sangat baru diresmikan yaitu sekitar bulan November tahun 2011 kemarin. Masih terbilang sangat baru untuk sebuah tempat wisata itulah mengapa masih termasuk sedikit pengunjung yang datang.

Baca Juga : Liburan Bersama Keluarga Menjadi Berkesan di Queen Garden Waterboom

Hunting Foto di Rumah Limas Potong

Hunting foto di Rumah Limas Potong sangatlah tepat karena Anda akan mengabadikan rumah tradisional yang masih bertahan di kota Batam tersebut. Karena eksistensinya tersebut, sangatlah diperlukan perawatan sehingga sampai anak cucu nantinya, rumah ini masih tetap bisa dilihat sebagai warisan miliki Indonesia.

Ketika masuk ke dalam rumah, maka akan ditemui foto-foto sejarah dalam ruang utama yang bisa mengembalikan ingatan ke masa lampau. Meskipun kita tidak hidup di jaman sejarah, namun semangatnya akan terasa dalam benak. Berfoto di setiap sudut rumah akan memberikan kesan tersendiri bagi penikmat foto nantinya.

Tips Berwisata ke Rumah Limas Potong

Salah satu cara yang bisa dilakukan agar tempat wisata rumah limas ini tetap lestari dan terjaga maka Anda mungkin perlu memberikan sumbangan sebagai bantuan uang masukan serta jangan berlaku berlebihan jika sedang berfoto misalnya. Serta jangan merusak alam disekitarnya dengan membuang sampah sembarangan.

Menikmati Keindahan Rumah Limas Potong

Anda dapat menikmati keindahan rumah limas dari segi arsitektur bangunannya. Namun jika melihat pemandangan alam di sekitarnya maka akan Anda temui keindahan berjajar pohon kelapa yang tumbuh rapi di belakang rumah limas ini.

Jam buka dan Peta Lokasi Rumah Limas Potong

Mengenai jam bukanya sendiri, tempat wisata ini dibuka senin sampai minggu. Jadi Anda bisa datang kapan saja karena setiap hari memang dibuka. Waktu mulai bukanya sekitar pukul 9 pagi sampai tutup di jam 5 sore. Sangat pas jika Anda berkunjung bersama keluarga tercinta.

Namun mengenai harga tiket masuk, Anda tak perlu mengeluarkan biaya untuk masuk karena gratis. Sebagai biaya perawatan agar tempat wisata ini bisa berkembang lebih baik alangkah baiknya untuk memberikan sumbangan meskipun untuk masuknya tidak perlu biaya.

Demikian informasi mengenai Rumah Limas Potong yang bisa dijadikan referensi untuk Anda berkunjung jika ada waktu libur yang ingin berkujung ke tempat wisata yang tidak biasa dan bertujuan untuk mengenang sejarah. Tempat wisata ini juga sangat cocok untuk para pelajar yang ingin mengetahui tentang sejarah dari rumah tradisional di Kota Batam ini.

 

 

You may also like